
Usulan Regulator G20 Tentang Peraturan Kripto Pada Oktober 2022
- Dwika Febrinila
- July 12, 2022
- News
- kripto, news
- 0 Comments
Cryptoo.id – Kekhawatiran FSB terhadap masalah pasar kripto mencuat, mengingat kekacauan dan meningkatnya hubungan dengan sistem keuangan tradisional yang baru-baru ini terjadi.
Financial Stability Board (FSB) atau Dewan Stabilitas Keuangan, mengatakan bahwa regulator keuangan global termasuk semua negara G20, sedang bersiap untuk mengusulkan peraturan internasional cryptocurrency dan stablecoin pada bulan Oktober mendatang.
Peraturan Kripto dan Regulasinya
FSB pada hari Senin mengeluarkan pernyataan tentang regulasi internasional dan pengawasan aktivitas aset kripto, mengumumkan upaya regulasi dan peraturan kripto besar. FSB tampaknya lebih khawatir dengan pasar crypto mengingat gejolak baru-baru ini serta “meningkatnya keterkaitan dengan sistem keuangan tradisional.”
Pengawas G20 berencana untuk melaporkan kepada menteri keuangan G20 dan gubernur bank sentral pada Oktober 2022, tentang pendekatan peraturan dan pengawasan terhadap stablecoin dan aset kripto lainnya. Nantinya, FSB akan menargetkan laporan konsultasi publik tentang tinjauan rekomendasi, termasuk bagaimana kerangka kerja yang ada dapat diperluas untuk menutup kesenjangan dan menerapkan rekomendasi tingkat tinggi.

Otoritas G20 pun berencana untuk menyerahkan laporan konsultasi publik lainnya yang mengusulkan rekomendasi untuk mempromosikan konsistensi global dari pendekatan regulasi dan pengawasan terhadap aset kripto lainnya.
“Upaya gabungan dari FSB dan badan penetapan standar internasional ini bertujuan untuk meminimalkan risiko fragmentasi serta arbitrase peraturan,” kata FSB.
Berdasarkan pernyataan itu, minat FSB yang meningkat pada peraturan kripto datang karena penurunan yang baru-baru ini terjadi di pasar cryptocurrency. “Gejolak pasar yang terjadi telah menggarisbawahi masalah meningkatnya keterkaitan kripto dengan sistem keuangan tradisional,” kata regulator.
“Hal tersebut mungkin merupakan hasil dari efek spill-over terhadap beberapa bagian penting dari keuangan tradisional seperti pasar pendanaan jangka pendek,” kata FSB yang menambahkan bahwa regulator global perlu mengawasi pasar kripto yang sejalan dengan prinsip “Aktivitas yang sama, risiko yang sama, peraturan yang sama.”
Dengan demikian, stablecoin yang memasuki arus utama sistem keuangan harus mematuhi “Standar peraturan dan transparansi yang tinggi, memelihara setiap saat simpanan yang menjaga stabilitas nilai dan memenuhi standar internasional yang relevan,” tambah FSB.
Meski begitu, rencana FSB dalam merekomendasikan regulasi stablecoin dan peraturan kripto secara terpadu global adalah tugas yang cukup menantang menurut beberapa eksekutif industri.
Sumber: cointelegraph.com dan wartaekonomi.co.id


Leave A Comment