
3 Coin Kripto yang Bounce Back dan Akan Meroket di 2025!
- Fajria Anindya Utami
- December 26, 2024
- News
- 0 Comments
Pasar mata uang kripto mengalami kebangkitan luar biasa pada tahun 2024, dengan kapitalisasi pasar melonjak dari $1,8 triliun pada Januari menjadi $3,9 triliun pada pertengahan Desember. Lonjakan ini didorong terutama oleh kenaikan Bitcoin yang mencatat pertumbuhan year-to-date (YTD) sebesar 160%.
Namun, pemulihan ini juga mendorong momentum bullish di seluruh pasar, khususnya pada beberapa altcoin, yang mendapatkan perhatian baru dari investor. Berikut adalah altcoin yang mencatat comeback fenomenal tahun ini, menurut analis.
Dogecoin Kembali Menguat

Dogecoin, token meme klasik, mencatat salah satu comeback paling mengesankan tahun ini, dengan harga melonjak lebih dari 350% dari posisi terendah Januari sebesar $0,081 hingga mencapai $0,466. Reli ini dipengaruhi oleh berbagai faktor politik, teknis, dan budaya yang mengembalikan Dogecoin ke pusat perhatian investor.
Hasil pemilihan presiden Amerika Serikat tahun 2024 memainkan peran penting. Pemerintahan pro-kripto yang akan datang di bawah Donald Trump menandai perubahan besar dalam sentimen regulasi. Selain itu, penunjukan Elon Musk sebagai salah satu ketua badan pemerintah baru bernama “Departemen Efisiensi Pemerintah” (DOGE) menarik perhatian media besar-besaran dan memicu optimisme investor.
Dukungan Musk terhadap Dogecoin tetap menjadi pendorong utama sentimen. Spekulasi tentang integrasi pembayaran DOGE pada platform media sosial Musk, X, juga meningkatkan antusiasme pedagang. “Integrasi ini bisa menjadi langkah besar bagi Dogecoin,” kata Javon Marks, seorang analis kripto terkemuka.
Secara teknis, indikator seperti “golden cross” memberikan sinyal bullish. Analis anonim Mikybull mencatat pola serupa dengan siklus bull sebelumnya, di mana Dogecoin mencatat reli hampir 7.000%. “DOGE bisa mencapai $3 atau lebih jika momentum ini terus berlanjut,” tambahnya.
Ripple Didukung Regulasi

Token XRP Ripple mencatat lonjakan harga lebih dari 330% sejak pemilu November, menjadikannya salah satu aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar, melampaui Solana dan Tether.
Kenaikan XRP didorong oleh optimisme regulasi dan peluncuran produk strategis. Putusan pengadilan oleh Hakim Distrik AS Analisa Torres tahun lalu bahwa XRP bukan sekuritas di bursa publik memberikan kemenangan parsial bagi Ripple. Putusan ini melemahkan kasus Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) terhadap token lain. Dengan berakhirnya masa jabatan Ketua SEC Gary Gensler dan pengangkatan Paul Atkins, seorang pendukung inovasi, harapan muncul bahwa pertempuran hukum Ripple dapat selesai pada tahun 2025.
“Ini adalah momen yang menentukan untuk XRP dan seluruh industri,” kata EGRAG, seorang analis kripto. Ia memproyeksikan harga XRP dapat mencapai antara $8,77 hingga $17,54 jika Ripple mencapai tujuan jangka panjangnya.
Kepercayaan terhadap Ripple juga didukung oleh peluncuran stablecoin RLUSD, yang debut di platform seperti MoonPay, Uphold, dan Bitso pada 18 Desember. Aset berbasis USD ini dirancang untuk mematuhi peraturan dan meningkatkan transparansi, menandai langkah strategis Ripple ke pasar stablecoin yang berkembang.
“Stablecoin ini menunjukkan keseriusan Ripple dalam mendukung pembayaran lintas batas,” ujar DonAlt, seorang analis teknis, yang memprediksi harga XRP dapat menggandakan nilainya jika menembus level $2,60.
Hedera Mengukuhkan Posisinya di DeFi

Hedera Hashgraph mencatat pertumbuhan lebih dari 800% antara November dan Desember, mengukuhkan kembali posisinya sebagai pusat kekuatan di sektor keuangan terdesentralisasi (DeFi).
Salah satu perkembangan penting bagi Hedera adalah kemungkinan peluncuran ETF spot HBAR. Valour Funds telah mengajukan produk staking fisik di bursa Euronext, sementara Canary Capital mengajukan ETF spot HBAR berbasis AS. Pergeseran kebijakan kripto di bawah pemerintahan baru meningkatkan antisipasi investor terhadap adopsi institusional.
Ekosistem DeFi Hedera juga mengalami pertumbuhan pesat, dengan total nilai terkunci (TVL) melonjak dari $53 juta pada Januari menjadi hampir $200 juta pada Desember. Platform seperti Stader, SaucerSwap, dan Bonzo Finance berkontribusi pada lonjakan ini. “Hedera telah menunjukkan bahwa teknologi inovatifnya mampu bersaing dengan proyek-proyek DeFi besar lainnya,” kata seorang pengamat pasar.
Tahun 2024 telah menjadi tahun luar biasa bagi pasar kripto, menandai kembalinya momentum bullish dan menghidupkan kembali banyak altcoin. Dogecoin, Ripple, dan Hedera adalah contoh proyek yang berhasil memanfaatkan kombinasi sentimen pasar, inovasi teknologi, dan perubahan regulasi untuk mencatat pertumbuhan luar biasa. Jika tren ini berlanjut, para analis percaya bahwa tahun 2025 bisa menjadi lebih monumental bagi sektor kripto.


Leave A Comment