
Crypto Whale Tarik Ethereum Senilai Rp3,36 Triliun, Ada Apa Nih?
- Fajria Anindya Utami
- July 2, 2024
- News, Crypto
- bitcoin, ethereum
- 0 Comments
Seorang crypto whale diketahui menarik Ethereum (ETH) senilai lebih dari USD206 juta (Rp3,36 triliun) dari bursa Bitfinex dalam periode 16 jam selama akhir pekan, menurut pelacak aset digital Lookonchain.
Lookonchain mencatat bahwa crypto whale tersebut kemungkinan adalah manajer investasi yang berbasis di Inggris, Abraxas Capital Management, yang memiliki spesialisasi dalam kripto sejak 2017.
Tiga dana aset digital perusahaan memiliki lebih dari USD2 miliar (Rp32,7 triliun) aset yang dikelola (AUM) pada April 2024. Abraxas dilaporkan menyetorkan ETH ke Spark, penyedia infrastruktur keuangan terdesentralisasi (DeFi), untuk menggunakan harta Ethereum sebagai jaminan untuk stablecoin DAI.

Mengutip The Daily Hodl di Jakarta, Selasa (2/7/24) alamat crypto whales yang sama meminjam 101 juta DAI dari Spark, menukarnya dengan 101 juta stablecoin USDC dan menyimpan USDC ke Binance.
Spark menawarkan protokol pasar uang yang berpusat pada DAI yang disebut SparkLend, serta sDAI, stablecoin yang menghasilkan hasil.
Untuk diketahui, ETH diperdagangkan pada USD3,442 (Rp56,4 triliun) pada saat penulisan. Aset kripto peringkat kedua berdasarkan kapitalisasi pasar ini naik hampir 3% dalam tujuh hari terakhir tetapi turun hampir 10% dalam sebulan terakhir. Ethereum juga masih turun lebih dari 29% dari level tertinggi sepanjang masa di USD4,878 (Rp80 juta) yang dicapai pada November 2021.
USDC dan DAI masing-masing adalah stablecoin terbesar kedua dan ketiga berdasarkan kapitalisasi pasar. Kedua aset tersebut bertujuan untuk mempertahankan patokan 1:1 dengan dolar USD.
Pergerakan Crypto Whale

Menurut laporan belum lama ini, segerombolan crypto whale terkemuka secara agresif terlihat mengakumulasi Bitcoin. Manuver ini memperlihatkan adanya sentimen bullish di antara pendatang baru di pasar kripto beserta reposisi di kalangan holder jangka panjang. Tak hanya itu, holder besar juga memancarkan aksi akumulasi yang kuat, sehingga mendukung prospek jangka menengah bagi Bitcoin.
Hal ini mengakibatkan pasokan yang dipegang oleh crypto whale baru mengalami lonjakan yang cukup substansial. Sebagaimana diketahui, crypto whale adalah mereka yang memiliki lebih dari 1.000 BTC dengan waktu HODL rata-rata kurang dari enam bulan.
Tercatat, total pasokan kelompok tersebut naik dari 1.577.544 BTC menjadi 1.784.327 BTC, alias naik sebanyak 206.783 BTC.
Ditambah lagi, kapitalisasi atas kehadiran crypto whale baru juga memperlihatkan tren naik yang konsisten. Jumlahnya terus menanjak dari US$98,44 miliar kini menyentuh angka US$113,12 miliar, alias mewakili kenaikan sebesar US$14,68 miliar.
Tetapi justru terjadi sebaliknya, pasokan yang dipegang crypto whale lama malah sedikit turun. Kepemilikan mereka tercatat turun dari 3.621.388 BTC menjadi 3.614.122 BTC, yang artinya turun sekitar 7.266 BTC.
Sementara itu, realized cap untuk crypto whale lama cukup stabil dan terjadi kenaikan tipis dari US$72,62 miliar menjadi sekitar US$73,56 miliar, alias mengalami kenaikan moderat sebesar US$940 juta.
Ada kemungkinan bahwa penataan ulang alias reposisi yang strategis diperlukan jika kepemilikan crypto whale lama dikurangi. Kelompok ini juga kemungkinan dapat kehilangan keuntungan dari reli harga baru-baru ini. Tampaknya mereka sedang mempersiapkan diri untuk mengantisipasi ketidakpastian pasar.

Sebaliknya, realisasi cap yang stabil menunjukkan bahwa pemegang jangka panjang mempertahankan posisi mereka dan tidak melakukan apa-apa selain membeli atau menjual. Langkah seperti ini dianggap menguntungkan pasar karena peningkatan kepercayaan dan adanya suntikan modal baru ditunjukkan oleh sentimen bullish di antara pendatang baru dan holder besar.
Lonjakan realized cap juga menunjukkan keyakinan yang meningkat untuk harga Bitcoin. Namun, seluruh strategi ini mungkin mampu mendukung kenaikan harga Bitcoin menuju US$80.000 dalam jangka pendek.
Sebaliknya, crypto whales jangka panjang biasanya membuat pasar lebih stabil. Jika pasukan whale ini mulai menjual aset secara besar-besaran, itu mungkin merupakan jalan keluar strategis atau respons atas tren turun pasar yang diantisipasi. Akibatnya, tekanan jual yang mereka ciptakan akan membanjiri pasar BTC dan akan menambah banyak pasokan serta berpotensi menyeret harga turun ke bawah US$60.000.
Lantas, bagaimana menurutmu?


Leave A Comment