
10 Crypto Exchange Terbaik di Indonesia yang Resmi Diawasi OJK dan BI
- Fajria Anindya Utami
- May 4, 2025
- Crypto
- crypto exchange, crypto exchange indonesia, tokocrypto
- 0 Comments
Per 10 Januari 2025, deretan crypto exchange di Indonesia memasuki babak baru. Pengawasan terhadap perdagangan aset digital secara resmi dialihkan dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI).
Perubahan ini dilakukan berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2024, yang bertujuan memperkuat perlindungan terhadap investor dan trader, meningkatkan transparansi, serta memberikan kepastian hukum dalam ekosistem kripto nasional.
Dengan adanya regulasi yang kini lebih terpusat dan jelas, kepercayaan publik terhadap industri aset digital di Indonesia pun meningkat. Pengawasan dari OJK dan BI menjadi angin segar bagi para pelaku pasar, terutama bagi investor ritel yang sebelumnya masih ragu karena ketidakpastian hukum.
Bersamaan dengan itu, PT Central Finansial X (CFX) ditunjuk sebagai bursa kripto Indonesia. Saat ini, terdapat 31 pedagang aset kripto yang tergabung di CFX, namun hanya 18 platform yang telah memperoleh izin resmi sebagai Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK) dari OJK dan sudah beroperasi penuh.
Kalau kamu sedang mempertimbangkan untuk mulai berinvestasi aset digital, berikut ini adalah 10 crypto exchange Indonesia terbaik yang legal, terdaftar di OJK, dan tergabung dalam ekosistem CFX.
1. Indodax
Didirikan sejak 2014, Indodax adalah pelopor sekaligus salah satu crypto exchange terbesar di Indonesia. Dengan lebih dari 7,5 juta pengguna dan lebih dari 400 jenis aset kripto yang tersedia, Indodax menawarkan fitur lengkap seperti limit order, market order, hingga stop limit.
Tersedia pula fitur staking, price alert, dan auto-invest, cocok untuk pemula hingga trader profesional.
2. Tokocrypto
Didukung oleh Binance pada awal perkembangannya, Tokocrypto aktif membangun ekosistem blockchain nasional dan menjadi crypto exchange favorit. Selain menyediakan perdagangan kripto populer, Tokocrypto juga memiliki ekosistem seperti TokoVerse, token TKO, marketplace NFT TokoMall, hingga T-Hub dan TokoCare.
Bagi yang tertarik dengan dunia blockchain lebih luas, Tokocrypto bisa jadi pilihan terbaik.

3. Pintu
Aplikasi yang dikenal ramah pemula ini menghadirkan fitur unggulan seperti Pintu Earn (untuk mendapatkan bunga dari aset kripto), Auto DCA, dan Pintu Pro untuk trader berpengalaman.
Pintu juga menyediakan trading futures, staking PTU, dan interface yang sangat mudah digunakan bahkan oleh pengguna baru.
4. Pluang
Pluang memungkinkan pengguna berinvestasi dalam berbagai aset, dari kripto hingga saham AS dan emas digital. Fitur unggulan mereka mencakup Pluang Cuan, crypto futures, hingga analisis teknikal lanjutan.
Pluang juga dikenal dengan proses transaksi yang cepat dan integrasi antar aset yang mulus dalam satu aplikasi menjadikannya crypto exchange yang diminati banyak pengguna.
5. Reku
Dikenal dengan tampilan bersih dan informatif, Reku (dulunya Rekeningku) menyediakan dua mode trading: Lightning untuk transaksi cepat, dan Pro untuk trader berpengalaman.
Sebagai crypto exchange, Reku juga menawarkan fitur Reku Insights, staking, hingga Reku Packs yang memungkinkan pengguna mengikuti strategi para investor top.

6. Ajaib Kripto (Ajaib Alpha)
Ajaib Alpha menghadirkan fitur lengkap untuk investasi kripto sebagai crypto exchange, termasuk Ajaib Earn, trading futures, serta antarmuka yang mirip dengan Ajaib Saham. Proses deposit, transaksi, hingga penarikan dana juga berlangsung cepat, menjadikannya favorit bagi investor muda yang dinamis.
7. Triv
Triv adalah salah satu platform kripto lokal yang terus berkembang dan dikenal dengan layanan trading kripto yang sederhana namun efektif. Fitur lainnya mencakup staking dan bahkan gift card digital, membuatnya cocok untuk pengguna yang mencari pengalaman yang praktis dan langsung.
8. Nanovest
Lebih dari sekadar platform kripto, Nanovest menawarkan investasi saham global dan emas digital. Dilengkapi dengan integrasi token NanoByte (NBT), pengguna bisa menikmati potongan biaya transaksi dan fitur eksklusif lainnya.
Meskipun fitur trading-nya belum selengkap platform besar lainnya, kemudahan penggunaan menjadi keunggulan utamanya.

9. Upbit Indonesia
Cabang dari exchange global asal Korea Selatan, Upbit Indonesia resmi mendapatkan izin OJK pada Maret 2025. Platform ini menggabungkan keamanan kelas dunia, beragam aset kripto, serta interface yang ramah pengguna.
Sebelum kehadiran Binance di Tokocrypto, Upbit adalah exchange dengan jangkauan internasional paling kuat di Indonesia.
10. Mobee
Mobee menawarkan pengalaman investasi digital yang fleksibel, dengan fitur seperti auto invest, crypto earn, dan price alert. Untuk pengguna yang ingin mendalami investasi lebih lanjut, Mobee juga menyediakan layanan OTC trading, dual investasi, hingga konsultasi profesional.
Masuknya OJK dan BI ke dalam pengawasan aset kripto menandai era baru dalam industri aset digital Indonesia. Dengan regulasi yang lebih jelas, kamu kini bisa berinvestasi dengan lebih aman, legal, dan percaya diri.
Jadi, dari sekian banyak pilihan, mana crypto exchange Indonesia yang paling cocok untukmu? Pilih yang sesuai dengan kebutuhan dan gaya investasimu—dan pastikan selalu berinvestasi secara bijak.


Leave A Comment