XRP

XRP Melonjak Usai Ripple dan SEC Hentikan Banding, Lampaui Solana!

XRP, aset kripto yang berada di bawah naungan Ripple Labs, mencatat lonjakan harga lebih dari 10% sejak Kamis lalu. Kenaikan ini terjadi setelah kabar mengejutkan: Ripple dan Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) sepakat untuk membatalkan banding hukum yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.
Langkah ini dipandang sebagai akhir dari babak sengketa hukum yang menjadi salah satu isu terbesar di industri kripto, sehingga memicu optimisme pasar.

Volume Perdagangan Berjangka XRP Lampaui Solana

xrp
XRP

Lonjakan harga tersebut diikuti oleh peningkatan aktivitas perdagangan yang signifikan. Berdasarkan data on-chain dari Glassnode, volume perdagangan berjangka (futures) XRP melonjak lebih dari 200% dalam 24 jam terakhir, mencapai $12,4 miliar. Angka ini bahkan melampaui volume berjangka Solana, yang tercatat sebesar $9,6 miliar.

Peningkatan volume berjangka umumnya menunjukkan tingginya minat spekulatif dan posisi perdagangan baru, terutama setelah rilis berita besar. Dalam kasus XRP, katalisnya jelas: berakhirnya drama hukum panjang dengan SEC, yang selama ini menimbulkan ketidakpastian harga.

Selain volume, indikator open interest (nilai total kontrak berjangka yang belum diselesaikan) juga naik 15% menjadi sekitar $5 miliar. Lonjakan open interest ini sering diartikan sebagai tanda masuknya modal baru ke pasar derivatif, yang bisa menguatkan tren harga.

Tingkat pendanaan harian (funding rate) XRP berada di level positif 0,01%. Artinya, mayoritas pedagang memegang posisi long, atau bertaruh bahwa harga akan terus naik. Namun, menurut Glassnode, dominasi posisi long juga membawa risiko tersendiri. Jika terjadi pembalikan harga mendadak, posisi dengan leverage tinggi dapat terlikuidasi, memicu koreksi yang lebih tajam.

Level Support Penting: $2,80–$2,82

xrp
xrp

Data distribusi biaya dasar (cost basis distribution) XRP menunjukkan bahwa area harga $2,80–$2,82 memiliki konsentrasi kepemilikan terbesar, yakni lebih dari 1,70 miliar token dibeli pada kisaran tersebut.
Kawasan ini diprediksi menjadi level support kuat. Jika harga terkoreksi, banyak pemegang yang masih berada di zona untung kemungkinan akan mempertahankan posisi mereka, sehingga menahan tekanan jual.

Secara teknikal, XRP baru saja menembus garis tren atas pola grafik bull flag, formasi yang biasanya menandakan kelanjutan tren naik. Penembusan ini dikonfirmasi oleh volume perdagangan yang meningkat, menunjukkan momentum beli yang kuat.

Dalam analisis teknikal klasik, target kenaikan bull flag dihitung dengan menambahkan panjang tren naik sebelumnya ke titik penembusan. Untuk XRP, proyeksi ini memberikan target harga di atas $4,50, atau sekitar 35% lebih tinggi dari posisi saat ini, dengan estimasi pencapaian pada September atau Oktober tahun ini.

Kebijakan The Fed Bisa Jadi Pemicu Tambahan

Potensi penurunan suku bunga oleh Federal Reserve pada September 2025 menjadi faktor tambahan yang dapat memperkuat reli XRP. Penurunan suku bunga biasanya mendorong aliran modal ke aset berisiko, termasuk kripto, karena imbal hasil instrumen konvensional menjadi kurang menarik.

Sejumlah analis kripto optimistis terhadap prospek XRP.

  • Mikybull Crypto memperkirakan harga XRP dapat mencapai $5–$8 pada akhir 2025.
  • Dom, analis kripto lainnya, bahkan memproyeksikan harga bisa menembus $10 jika sentimen positif terus berlanjut dan adopsi meningkat.

Optimisme ini tidak hanya didasarkan pada faktor teknikal, tetapi juga pada potensi fundamental Ripple dalam memanfaatkan teknologi blockchain untuk pembayaran lintas batas. Penyelesaian masalah hukum dengan SEC diharapkan membuka pintu lebih lebar bagi kemitraan institusional.

Meski tren saat ini terlihat positif, investor perlu menyadari bahwa pasar kripto tetap sangat volatil. Ketergantungan pada sentimen berita, risiko likuidasi akibat leverage tinggi, dan potensi aksi ambil untung di level resistensi utama dapat menjadi hambatan bagi reli harga.

Selain itu, perkembangan regulasi di AS dan negara lain masih dapat memengaruhi arah pasar. Ripple, meskipun bebas dari sengketa utama dengan SEC, kemungkinan tetap harus menghadapi pengawasan ketat dari regulator di masa depan.

Lonjakan harga XRP lebih dari 10% pasca-pengumuman damai antara Ripple dan SEC menjadi sinyal kuat bahwa sentimen pasar sedang memihak aset ini. Dengan volume berjangka yang melampaui Solana, open interest yang meningkat, dan formasi teknikal bullish, peluang kenaikan menuju $4,50 pada akhir tahun semakin terbuka.

Meski demikian, investor disarankan untuk tetap berhati-hati, mengingat tingginya leverage di pasar dan potensi koreksi mendadak. Bagi mereka yang percaya pada fundamental Ripple dan prospek jangka panjang XRP, perkembangan ini bisa menjadi awal dari fase pertumbuhan baru yang signifikan.

Leave A Comment