
Cuan Mengalir! Owner Crypto Exchange Hong Kong OSL Dapat Guyuran Dana Rp1,3 Triliun
- Fajria Anindya Utami
- November 17, 2023
- News, Crypto
- aset digital, cryptocurrency, hong kong, kripto
- 0 Comments
BC Technology Group, operator bursa mata uang kripto OSL yang terdaftar di bursa saham Hong Kong, telah mengumumkan investasi signifikan dari perusahaan industri BGX. OSL adalah salah satu bursa kripto pertama yang memperoleh lisensi kripto Hong Kong pada tahun 2023.
BC Technology bermitra dengan BGX, di mana BGX telah setuju untuk mengambil bagian dalam saham BC Technology dengan nilai investasi sekitar 710 juta dolar Hong Kong (Rp1,3 triliun), kata perusahaan tersebut dalam pengumuman bersama pada 14 November.
Melansir Cointelegraph di Jakarta, Jumat (17/11/23) operator OSL BC Technology dilaporkan telah mempertimbangkan untuk menjual pertukaran OSL seharga $1 miliar dolar Hong Kong, atau setara dengan US$128 juta (Rp1,9 triliun).

Investasi strategis BGX di OSL akan melibatkan pemesanan saham baru di bawah mandat tertentu, tergantung pada persetujuan pemegang saham, demikian catatan pengumuman tersebut.
Menurut perusahaan tersebut, investasi tersebut menandai bukti komitmen OSL untuk menetapkan standar baru dalam keamanan aset digital, kepatuhan, dan inovasi teknologi
Berita kemitraan BGX muncul sehari setelah BC Technology menghentikan perdagangan saham OSL di Bursa Efek Hong Kong. Juru bicara BGX membantah laporan yang mengaitkan investasi BGX di OSL dengan bursa kripto global Bitget dan anak perusahaannya yang berbasis di Hong Kong, BitgetX. Untuk diketahui, Bitget telah mengumumkan keluar dari Hong Kong pada pertengahan November.
“Kami ingin mengklarifikasi dengan tegas bahwa investasi ekuitas BGX di BC Technology Group sepenuhnya independen dari entitas lain. Keputusan investasi BGX ini merupakan tindakan BGX yang berdiri sendiri,” ujar juru bicara BGX.
Meskipun menyangkal laporan tersebut, BGX tidak menanggapi permintaan Cointelegraph untuk memberikan rincian tentang latar belakang perusahaan, pendiri, atau proyek masa lalu.
Namun, BGX menggambarkan dirinya sebagai grup kripto yang bertujuan untuk menawarkan platform inovatif yang memungkinkan investor institusi dan ritel mencari peluang investasi di kripto. Salah satu cuplikan pertama yang direkam oleh Wayback Machine, dari Maret 2021, menggambarkan BGX sebagai pertukaran mata uang digital global yang diinvestasikan oleh SoftBank Investment.
Hong Kong Perketat Aturan Aset Digital

Sebelumnya diberitakan bahwa Komisi Sekuritas dan Berjangka Hong Kong (SFC) telah mengeluarkan dua surat edaran untuk mengatur tokenisasi aset digital. Ini dilakukan SFC seiring dengan meningkatnya tokenisasi aset digital dan sebagai perlindungan.
Surat edaran tersebut memberi instruksi untuk menguraikan kriteria tokenisasi produk investasi yang disahkan oleh SFC. SFC menganggap sekuritas yang diberi token sebagai sekuritas tradisional dengan lapisan tokenisasi. Karena itulah, persyaratan hukum dan peraturan yang berlaku pada pasar sekuritas konvensional juga berlaku pada sekuritas token digital.
Regulator menetapkan penawaran sekuritas yang diberi token harus mematuhi Rezim Prospektus Ordonansi Perusahaan dan Ordonansi Sekuritas dan Kontrak Berjangka mengenai penawaran investasi.
Panduan baru-baru ini dari regulator bertepatan dengan eksplorasi tokenisasi di Hong Kong. Pada Februari, Otoritas Moneter Hong Kong menerbitkan obligasi ramah lingkungan (green bond) yang diberi token dan mengumpulkan dana sekitar US$100 juta (Rp1,5 triliun).
Surat edaran tersebut juga menyatakan platform perdagangan yang memiliki lisensi harus menetapkan pengaturan kompensasi yang disetujui SFC. Operator platform kripto dan token digital harus menunjukkan penerapan tindakan perlindungan, seperti pembatasan transfer atau memasukkan white list demi keamanan sekuritas yang diberi token.


Leave A Comment