
Token Solana Tembus Rp1,5 Juta per Koin, Meroket 70% Sepanjang Bulan Desember Saja!
- Fajria Anindya Utami
- December 26, 2023
- News, Crypto
- SOL, solana, token kripto
- 0 Comments
Token asli blockchain Solana, SOL, tembus USD 100 (Rp1,54 juta) pada hari Sabtu (23/12) kemarin, merebut kembali tingkat harga yang belum pernah terlihat sejak malam keruntuhan Terra satu setengah tahun yang lalu.
Pada saat berita ini dimuat, SOL bernilai sekitar USD 102 (Rp1,57 juta) per koin. Nilainya telah meningkat lebih dari sepuluh kali lipat pada tahun 2023 dan naik lebih dari 70% pada bulan Desember saja, menurut Indeks CoinDesk, sebagaimana dikutip di Jakarta, Selasa (26/12/23).
Aksi harga pada hari Sabtu membatasi hiruk pikuk perdagangan selama berminggu-minggu yang telah mengangkat blockchain Solana ke papan peringkat untuk aktivitas on-chain. Pertukaran terdesentralisasi berbasis Solana mendekati volume perdagangan Uniswap yang bernilai miliaran dolar untuk pertama kalinya, menurut DefiLlama.
Sebagian besar energi tersebut didorong oleh spekulasi yang merajalela. Beberapa aset kripto terpopuler yang diperdagangkan di platform saat ini adalah koin meme bertema anjing. Namun airdrop juga mendorong banyak pedagang untuk menguji pemberi pinjaman, jembatan, dan infrastruktur berbasis Solana lainnya.
Solana adalah platform kontrak pintar yang mendukung transaksi kripto yang cepat dan murah. Ini telah dibandingkan dengan Ethereum, yang meskipun Solana sudah berkuasa, masih menjadi tempat paling populer dan paling terkenal bagi pedagang kripto untuk bermain on-chain.
Solana Memiliki Daya Tarik Terkuat

Metrik menunjukkan SOL mungkin menjadi daya tarik terkuat di antara pedagang on-chain, dengan volume perdagangan dan biaya jaringan melampaui Ethereum yang biasanya tertinggi dalam basis bergulir tujuh hari.
Nilai yang dikunci pada aplikasi Solana tumbuh secara bersamaan yakni meningkat menjadi token senilai USD 1,3 miliar (Rp20 triliun) dari USD 400 juta (Rp6,1 triliun) pada bulan November hingga mencapai level yang sebelumnya terlihat pada Juli 2022.
Faktor-faktor ini tampaknya telah membantu memperpanjang kenaikan SOL dari tahun ke tahun hingga lebih dari 830%, dengan pertumbuhan terbesar dalam dua bulan terakhir saja. Tekanan beli terus berlanjut bahkan di tengah tekanan jual yang signifikan dari kebangkrutan bursa kripto FTX, yang memiliki SOL senilai miliaran dolar.
Bonk bertema anjing (BONK) tampaknya kembali menarik perhatian dengan lonjakan lebih dari 1.000% pada akhir November. Hal ini menginspirasi banyak koin meme, seperti dogwifhat (WIF), yang menghasilkan keuntungan lebih dari 10,000% bagi beberapa pembeli ritel awal dalam waktu singkat.
WIF menambahkan 35% lagi ke kapitalisasi pasar dalam 24 jam terakhir saja, tidak menunjukkan tanda-tanda penghentian di tengah hype yang signifikan di kalangan kripto di X.
Data menunjukkan ribuan koin meme telah dikeluarkan oleh pengembang oportunistik. Kebanyakan dari mereka memiliki kapitalisasi pasar yang sangat rendah hingga beberapa juta.
Sementara itu, beberapa analis memperkirakan kinerja SOL yang lebih baik akan terus berlanjut dalam beberapa minggu ke depan, dan ini menunjukkan kemungkinan minat dari investor ritel sebagai pendorong pertumbuhan token.

“Solana pulih lebih stabil dibandingkan sebagian besar pesaing utama dan menunjukkan minat yang lebih besar terhadap komunitas, yang menjanjikan untuk mempertahankan kinerjanya di atas pasar dalam beberapa bulan mendatang. Pencarian Google di Solana telah melonjak 250% dalam dua bulan terakhir,” kata Alex Kuptsikevich, analis pasar senior FxPro, dalam catatan hari Jumat kepada CoinDesk. “Minat pengguna bertepatan dengan pertumbuhan aset yang eksplosif dan kenaikan harga koin meme terkait.”
“Blockchain Solana terus berkembang pesat dengan latar belakang protokol baru dan airdrop terkait,” tambah Kuptsikevich, mengacu pada airdrop BONK, ACS, dan JTO kepada pengguna Solana dalam beberapa minggu terakhir.
SOL bahkan melampaui BNB Chain (BNB) dalam kapitalisasi pasar antara 22 dan 23 Desember. Kapitalisasi pasar Solana saat ini tercatat sebesar USD 46,54 miliar (Rp717 triliun) sedangkan kapitalisasi BNB yakni USD 41,3 miliar (Rp637 triliun).
Bitcoin (BTC) masih menjadi mata uang kripto yang mendominasi pasar dengan kapitalisasi USD 858,56 miliar (Rp13,2 kuadriliun), diikuti oleh Ethereum (ETH), yang bernilai USD 274,90 miliar (Rp4,2 kuadriliun). Lonjakan peringkat ini tidak boleh dianggap remeh, karena hal ini merupakan konsekuensi langsung dari meningkatnya minat terhadap ekosistem Solana yang tidak boleh dilewatkan.


Leave A Comment