etf bitcoin spot

Goldman Sachs Pamer Bukti Kepemilikan ETF Bitcoin, Totalnya Capai Rp6,5 Triliun!

Untuk pertama kalinya, Goldman Sachs buka-bukaan total dana yang mereka investasikan di ETF Bitcoin Spot. Ini adalah langkah besar bagi industri kripto yang akhirnya dilirik oleh raksasa perbankan untuk berinvestasi dalam produk tersebut atas nama klien.

Pengungkapan ini muncul melalui pengajuan 13F terbaru bank untuk kuartal yang berakhir pada 30 Juni, yang dirilis setelah pasar ditutup pada hari Selasa. Raksasa jasa keuangan tersebut melaporkan kepemilikan baru di iShares Bitcoin Trust milik BlackRock senilai USD238,6 juta (Rp3,7 triliun) yang mewakili 6.991.248 saham.

Goldman Sachs Pegang ETF Bitcoin

goldman sachs hold bitcoin etf

Mengutip Coin Desk di Jakarta, Rabu (14/8/24) posisi Goldman Sachs dalam Bitcoin mencerminkan tren yang lebih luas dalam industri keuangan, di mana skeptisisme awal secara bertahap telah berubah menjadi penerimaan dan integrasi aset digital yang hati-hati ke dalam produk keuangan utama.​

Posisi penting lainnya dari bank tersebut termasuk USD79,5 juta (Rp1,24 triliun) dalam Fidelity Bitcoin ETF, USD35,1 juta (Rp549 miliar) dalam Grayscale Bitcoin Trust, dan USD56,1 juta (Rp878 miliar) dalam Invesco Galaxy Bitcoin ETF.

Posisi yang lebih kecil juga diungkapkan Goldman Sachs dalam Bitwise Bitcoin ETF sebesar USD8,3 juta (Rp130 miliar), WisdomTree Bitcoin ETF sebesar USD749.469 (Rp11,7 miliar), dan ARK 21Shares Bitcoin ETF sebesar USD299.900 (Rp4,6 miliar). Sehingga, total yang dimilikinya mencapai USD418 miliar (Rp6,5 triliun).

Hal ini terjadi karena adopsi institusional Bitcoin ETF telah mengalami pertumbuhan yang eksplosif pada tahun 2024.

Menurut Nate Geraci, Presiden ETF Store, iShares Bitcoin ETF telah menarik sekitar USD20,5 miliar (Rp321 triliun) dalam arus masuk bersih kumulatif tahun ini saja, mengerdilkan peluncuran Bitcoin ETF non-spot terdekat berikutnya, yang hanya mengumpulkan USD1,3 miliar (Rp20,3 triliun).

Di antara 375 ETF baru yang diluncurkan pada tahun 2024, Bitcoin ETF non-spot terdekat berikutnya hanya menarik arus masuk sebesar USD1,3 miliar, cuit Geraci pada hari Selasa.

“Angka-angka itu menggelikan saat ini,” kata Geraci.

Empat ETF teratas yang diluncurkan pada tahun 2024 meliputi iShares Bitcoin ETF, Fidelity Bitcoin ETF, ARK 21Shares Bitcoin ETF, dan Bitwise Bitcoin ETF, menurut data dari SoSoValue.

ETF Bitcoin spot Hong Kong
Gambar: X.com

Yang menarik, ETF Bitcoin yang baru diluncurkan tersebut siap untuk secara kolektif melampaui kepemilikan pendiri mata uang kripto yang misterius, Satoshi Nakamoto, Decrypt melaporkan pada hari Senin.

Goldman Sachs (GS) memegang posisi dalam berbagai dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) bitcoin (BTC), menurut pengajuan 13F. Bank investasi tersebut dalam laporan triwulanan 13-F mengungkapkan bahwa mereka memegang posisi dalam tujuh dari 11 ETF BTC di AS.

Arus ETF BTC terus berlanjut di zona hijau selama hari perdagangan Selasa di AS dengan arus masuk harian sebesar USD4,39 juta (Rp68,7 miliar) tercatat, menurut SoSoValue. Selama festival Consensus 2024 CoinDesk di Austin, Mathew McDermott, kepala aset digital global bank tersebut, mengatakan bahwa ETF BTC merupakan titik balik psikologis yang besar bagi industri tersebut.

“ETF bitcoin jelas merupakan kesuksesan yang mencengangkan,” kata McDermott di atas panggung. Meja aset digital Goldman Sachs terutama difokuskan pada digitalisasi aset.

“Lembaga seperti kami benar-benar melihat potensi dalam bagaimana hal itu dapat mengubah bagian-bagian dari sistem keuangan agar dapat beroperasi dengan cara yang jauh lebih efisien,” katanya juga selama Consensus.

halving bitcoin

Sebelumnya Goldman Sachs telah mengatakan bahwa kliennya tidak tertarik pada kripto.

“Kami tidak menganggapnya sebagai kelas aset investasi,” Sharmin Mossavar-Rahmani, kepala investasi unit Manajemen Kekayaan bank tersebut, mengatakan kepada Wall Street Journal pada bulan April. “Kami tidak percaya pada kripto.”

Pasar kripto saat ini tengah bersiap untuk Q3, di mana Federal Reserve kemungkinan memangkas suku bunga pada bulan September. Terlebih, desas-desus masuknya ETF spot baru untuk Ethereum dan Solana menunjukkan minat investor yang tinggi terhadap industri ini.

Sehingga, adopsi kripto secara umum akan meningkat. Dengan pemilihan umum AS pada bulan November, pasar diperkirakan akan meningkat. Meskipun ada kekhawatiran pasar jangka pendek, analis menganggap bahwa siklus adopsi struktural kripto tetap kuat. Prospek pasar untuk tahun 2024/2025 tampak menjanjikan bagi sektor kripto, terlebih karena didorong oleh potensi perubahan regulasi dan peningkatan adopsi institusional. Jadi, masa depan kripto masih sangat menarik untuk dinantikan!

Leave A Comment