
Mari Berkenalan dengan ABSI, Memberi Edukasi Blockchain Syariah di Indonesia
- Dwika Febrinila
- July 12, 2022
- News, Blockchain
- absi, blockchain, news
- 0 Comments
Cryptoo.id – Jangan khawatir untuk kamu para Muslim yang ingin terjun ke dunia Blockchain, sudah banyak asosiasi-asosiasi yang siap mengedukasi perihal Blockchain dan kemampuannya melebur dengan Syariah.
Dengan teknologi blockchain yang kian menjadi pusat perhatian berbagai pelaku industri, khususnya keuangan, sebab kemampuannya meningkatkan efisiensi transaksi dan transparansi. Jika dibandingkan dengan teknologi perbankan saat ini, blockchain memiliki fitur yang tentunya sangat dibutuhkan institusi keuangan, seperti mendeteksi fraud (kecurangan/perbuatan melawan hukum), transaksi data yang sulit untuk dihilangkan, hingga penggunaan smart contract yang bisa menjawab tantangan pengembangan industri keuangan syariah di Indonesia.

ABSI Berikan Edukasi Blockchain Syariah di Indonesia
Kini Asosiasi Blockchain Syariah Indonesia (ABSI) hadir untuk mengkoordinasikan para pelaku industri Blockchain Syariah, baik itu perusahaan, institusi, akademisi, praktisi, pakar syariah, dengan tiga fungsi khusus, yaitu edukasi, kolaborasi, dan advokasi.
ABSI memiliki visi untuk terciptanya sinergi dan literasi pada ekosistem industri blockchain syariah yang berdaya saing dan berintegritas tinggi, untuk kemaslahatan seluruh masyarakat indonesia.
Misi ABSI sendiri terdiri dari :
- Edukasi, melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat dalam rangka pemahaman dan pemanfaatan Blockchain Syariah.
- Kolaborasi, membentuk jejaring dan sinergi untuk menciptakan kolaborasi di bidang Blockchain Syariah.
- Advokasi, melakukan advokasi kepada institusi pemerintah maupun non pemerintah untuk mendorong kebijakan serta regulasi yang mendukung perkembangan teknologi Blockchain di Indonesia yang berkualitas dan sesuai dengan prinsip Syariah.
Pada 24 April 2022 lalu, ABSI mengadakan sebuah kajian yang dinamakan “Kunci Singkat Memahami Fiqh Muamalah Kontemporer”, kajian ini dibawakan oleh Ustadz Ade Setiawan selaku Kepala Bagian Sinergi dan Kepatuhan Syariah, Asosiasi Blockchain Syariah Indonesia.
Salah satu institusi keuangan syariah lainnya yang sangat memerlukan sistem teknologi blockchain adalah wakaf. Di Indonesia, perusahaan rintisan syariah Ammana memperoleh US$10 juta untuk platform wakaf. Wakaf adalah dana dan infrastruktur abadi yang didonasikan untuk proyek-proyek religi dan sosial. Dana tersebut akan diberikan kepada 23 institusi wakaf di bawah Badan Wakaf Indonesia.
Sumber :
- absi.id
- Blockchainmedia.id


Leave A Comment