
Michael Saylor Prediksi Harga Bitcoin Tembus $21 Juta dalam 21 Tahun
- Fajria Anindya Utami
- June 22, 2025
- Crypto
- bitcoin, micahel saylor, microstrategy
- 0 Comments
Michael Saylor, pendiri dan ketua eksekutif Strategy (sebelumnya MicroStrategy), kembali mencuri perhatian komunitas kripto global dengan pernyataan optimistisnya soal masa depan Bitcoin. Dalam pidato utamanya di ajang BTC Prague 2025, Saylor menyampaikan prediksi luar biasa: harga Bitcoin akan mencapai $21 juta dalam waktu 21 tahun, mencerminkan keyakinannya pada transformasi ekonomi digital yang didorong oleh adopsi global terhadap aset kripto ini.
“Saya pikir kita akan mencapai $21 juta dalam 21 tahun. Ini adalah momen yang sangat spesial dalam sejarah jaringan Bitcoin,” kata Saylor, menegaskan visinya di hadapan ribuan peserta.
Prediksi ini menunjukkan peningkatan signifikan dari ramalan Saylor tahun lalu dalam Bitcoin 2024 Conference di Nashville, ketika ia memperkirakan harga Bitcoin akan mencapai $13 juta pada tahun 2045.
Regulasi Semakin Pro-Kripto

Menurut Saylor, lonjakan kepercayaan ini bukan sekadar harapan kosong. Ia merujuk pada sejumlah peristiwa penting dalam 11 bulan terakhir yang memperkuat narasi bullish terhadap Bitcoin, mulai dari perubahan sikap pemerintah AS, lonjakan dukungan politik, hingga kemajuan regulasi.
“Gedung Putih telah menerima Bitcoin. Ini adalah perkembangan luar biasa. Kami tidak mengantisipasi hal ini,” ungkapnya, merujuk pada meningkatnya penerimaan terhadap Bitcoin oleh pemerintahan AS, termasuk potensi kebijakan strategis yang pro-kripto.
Ia juga menyebut kemenangan Donald Trump dalam pemilu presiden sebagai faktor kunci yang membawa perubahan besar dalam pendekatan politik terhadap Bitcoin.
“Kami selalu optimistis. Tapi kami tidak menyangka presiden akan menyebut Amerika sebagai negara adikuasa Bitcoin di masa depan. Ini bukan hanya dukungan; ini strategi geopolitik,” tegas Saylor.
Dalam pidatonya, Saylor juga menyinggung kemajuan legislatif yang sedang berlangsung. Ia merujuk pada tiga rancangan undang-undang penting di Amerika Serikat: Genius Act (untuk stablecoin), Digital Asset Market Clarity Act, dan Bitcoin Act, yang kesemuanya bertujuan menciptakan kepastian hukum dan memperkuat ekosistem aset digital di negara tersebut.
“Negara-negara bagian di AS mulai merangkul Bitcoin. Ini bukan sekadar adopsi teknologi; ini adalah adopsi sistem moneter baru,” katanya.
Strategi Aggresif Perusahaan Michael Saylor: Tambah BTC Lagi

Optimisme Saylor bukan hanya sebatas kata-kata. Perusahaannya, Strategy, terus memborong Bitcoin dalam jumlah besar. Per pertengahan Juni 2025, Strategy tercatat telah mengakumulasi 592.100 BTC, menjadikannya salah satu institusi pemegang Bitcoin terbesar di dunia. Hanya dalam seminggu sebelum konferensi BTC Prague, perusahaan itu membeli Bitcoin senilai $1 miliar.
Namun, di tengah langkah agresif tersebut, publik mulai mempertanyakan satu hal: di mana dan bagaimana Strategy menyimpan semua Bitcoin ini? Saylor sendiri belum mengungkapkan lokasi penyimpanan tersebut, dan menolak permintaan komunitas untuk menyediakan bukti cadangan atau “proof-of-reserves”, dengan alasan masalah keamanan.
Perdebatan Penyimpanan Mandiri

Topik penyimpanan mandiri atau self-custody, prinsip inti Bitcoin yang mengajak pengguna untuk menjadi bank bagi diri sendiri kembali menjadi sorotan, baik dalam pidato Saylor maupun diskusi di BTC Prague.
Saylor sempat menuai kritik tajam pada 2024 karena menyarankan pemilik BTC untuk mempercayakan aset mereka ke institusi seperti bank. Namun, setelah gelombang penolakan dari komunitas, ia merevisi pendapatnya.
“Saya mendukung penyimpanan mandiri, bagi mereka yang bersedia dan mampu. Itu hak fundamental dalam jaringan Bitcoin,” ujarnya pada Oktober 2024.
Di konferensi BTC Prague 2025, semangat penyimpanan mandiri terlihat jelas. Perusahaan dompet perangkat keras Trezor, salah satu sponsor utama acara, melaporkan bahwa lebih dari 5.000 pengunjung menghadiri acara tersebut, yang terdiri dari pengembang, pengguna, dan pendatang baru yang tertarik pada teknologi open-source dan kontrol pribadi atas aset digital.
“Mayoritas peserta sangat fokus pada masa depan Bitcoin dan prinsip ‘jadilah bank Anda sendiri’,” ungkap Danny Sanders, Kepala Bagian Komersial Trezor, kepada Cointelegraph.
Visi Jangka Panjang yang Provokatif

Pernyataan Saylor tentang harga Bitcoin yang mencapai $21 juta dalam 21 tahun tentu memicu perdebatan. Namun, terlepas dari ekspektasi harga yang fantastis, yang lebih penting adalah narasi besar yang ia bangun: Bitcoin bukan sekadar aset digital, melainkan infrastruktur keuangan global yang sedang dibentuk ulang.
Melalui adopsi institusional, dukungan politik, dan partisipasi komunitas akar rumput, Saylor percaya bahwa Bitcoin bisa menjadi standar keuangan baru yang tahan terhadap inflasi, sensorship, dan kontrol terpusat.
Dengan pendekatan jangka panjang dan akumulasi agresif BTC oleh perusahaannya, Saylor bukan hanya membuat prediksi, ia sedang mempertaruhkan reputasi dan asetnya pada masa depan Bitcoin. Dan bagi banyak orang, ini cukup untuk membuat mereka mempertimbangkan ulang posisi mereka di era keuangan digital yang sedang berkembang ini.


Leave A Comment