
Pemicu Turunnya Harga Mata Uang Kripto
- Dwika Febrinila
- July 11, 2022
- Crypto
- bitcoin, kripto, news
- 0 Comments
Cryptoo.id – Kripto dan Bitcoin mengalami penurunan secara berkelanjutan selama beberapa bulan terakhir menimbulkan banyak pertanyaan dan kekhawatiran. Apalagi Bitcoin sering disebut sebagai pagar inflasi dengan membatasi jumlah angka sebanyak 21 juta koin. Apa, ya, yang menjadi pemicu turunnya harga Bitcoin dan aset kripto sejak akhir tahun lalu? Mari kita bahas lebih lanjut.
Dikutip dari situs pintu.co.id, Sejak tercatatnya rekor tertinggi all-time high pada November 2021, harga Bitcoin terus menurun dan bergerak di kisaran $20.000 atau turun 70% dari $68.000 akhir tahun lalu.
Tidak hanya Bitcoin dan aset kripto lainnya yang mengalami penurunan, perusahaan teknologi seperti Facebook dan Netflix juga mengalami penurunan harga saham sebesar 45% dan 68% pada periode ini.
Faktor Penurunan Harga Kripto
Salah satu faktor penyebab turunnya harga Bitcoin dan juga saham-saham teknologi adalah kebijakan kenaikan suku bunga oleh The Fed (Bank Sentral Amerika Serikat) yang bertujuan untuk menahan inflasi. Namun, kebijakan ini justru akan meningkatkan suku bunga pinjaman dan dikhawatirkan akan menghambat laju pertumbuhan korporasi khususnya perusahaan teknologi.
Kontribusi lainnya datang dari situasi geopolitik dengan invasi Rusia ke Ukraina, ditambah kekhawatiran resesi menyusul kenaikan suku bunga. Tidak hanya itu, LUNA dan UST yang jatuh pada akhir Mei 2022 semakin mengurangi kepercayaan investor terhadap kripto dan membantu memangkas kapitalisasi pasar kripto.
Jika kita membandingkan situasi saat ini dengan kondisi market bearish sebelumnya, pada awal 2018, Bitcoin turun 69% dari level tertinggi sepanjang masa 2017 di $19.700 menjadi $6.155 hanya dalam tujuh minggu. Total kapitalisasi pasar crypto anjlok dari $830 miliar menjadi $120 miliar pada akhir tahun.


Leave A Comment