
Developer FLOKI Ciptakan Trading Bot Berbasis Telegram, Bakal Memudahkan Trader Banget Nih!
- Fajria Anindya Utami
- May 28, 2024
- News, Crypto
- floki, memecoin, telegram, trading bot
- 0 Comments
Floki baru saja memperkenalkan trading bot tool alias alat bot untuk melakukan perdagangan. Trading bot tool ini dikembangkan oleh developer untuk memungkinkan pemegang FLOKI memperdagangkan token apa pun di jaringan BNB Chain.
Mengutip CoinDesk di Jakarta, Selasa (28/5/24) sang developer mengatakan dalam wawancara bahwa bot berbasis Telegram ini pada awalnya akan tersedia untuk sejumlah kecil pengguna selama periode pengujian beta untuk menemukan dan mengatasi bug teknis sebelum benar-benar launching. Pengembang B mengatakan ketersediaan publik diharapkan akan tersedia pada pertengahan Juni.
Trading Bot Tool

B mengatakan layanan tersebut nantinya akan diperluas ke blockchain Ethereum dan Base. Pengembang memperkirakan layanan ini akan meningkatkan permintaan token FLOKI, karena pengguna harus memegang koin untuk menggunakan bot.
Meski demikian, perlu diketahui bahwa Bot ini mengenakan biaya 1% pada setiap transaksi dan 50% dari biaya yang dikumpulkan akan digunakan untuk membeli FLOKI di pasar terbuka, sehingga berkontribusi terhadap tekanan pembelian.
Produk ini merupakan rilisan terbaru dalam rangkaian alat utilitas dan metaverse yang menjadi bagian dari ekosistem memecoin. Token ini awalnya diluncurkan pada tahun 2021 sebagai koin meme bertema ras anjing Shiba Inu. Sejak itu, ia berganti nama menjadi token utilitas yang mendukung protokol dan produk berbasis Floki.
Trading bot tool berbasis Telegram mulai mendapatkan popularitas pada awal tahun 2023 dengan peluncuran Unibot. Bot ini memungkinkan pengguna untuk memasukkan token semudah mereka mengobrol satu sama lain di aplikasi perpesanan.

Daya tarik produk tersebut kemungkinan besar karena kemudahan penggunaannya dibandingkan dengan bursa terdesentralisasi, seperti Uniswap, di mana pengguna harus terus masuk ke dompet mereka, memeriksa ulang apakah semua informasi token sudah benar, dan menghadapi biaya tinggi untuk memastikannya. perdagangan mereka berhasil.
Proyek koin meme seperti Bonk (BONK) yang berbasis di Solana sebelumnya telah meluncurkan bot perdagangan mereka sendiri, yang terbukti populer di kalangan komunitas mereka. BonkBot milik Bonk, misalnya, bertanggung jawab atas hingga 70% dari semua perdagangan on-chain di Solana pada satu titik, kata B, berkontribusi terhadap tekanan pembelian lebih dari USD1 juta (Rp16 miliar) kepada BONK setiap bulannya.
Harga FLOKI naik 17% dalam 24 jam terakhir, data menunjukkan. CoinDesk 20 (CD20) berbasis luas telah naik 0,27%.
FLOKI Listing di Singapura

Sebelumnya, FLOKI mendapatkan dukungan penting dari Coinhako, bursa kripto terbesar di Singapura di bawah naungan langsung oleh Otoritas Moneter Singapura.
Coinhako me-listing token dengan ciri khas anjing Shiba Inu ini di antara kripto yang dapat diperdagangkan di platform tersebut, sehingga memudahkan untuk dibeli kumpulan investor Singapura yang lebih besar.
Dengan listing di Coinhako, investor kripto Singapura dapat membeli dan memperdagangkan FLOKI dengan menggunakan mata uang lokal Singapura alias SGD.
Menurut data CoinMarketCap, peserta pasar kripto telah memperdagangkan FLOKI senilai US$911.699.805 dalam 24 jam terakhir. Angka ini merupakan peningkatan 80,71 persen dibandingkan dengan angka yang bisa diperoleh pada hari sebelumnya.
Hingga hari ini, FLOKI berada di antara 65 kripto paling berharga dengan valuasi lebih dari USD1,8 miliar (Rp28,9 triliun). Adapun bursa ternama lain yang telah me-listing memecoin ini antara lain Binance, KuCoin, Gate.io, OKX dan Bybit.
FLOKI merupakan salah satu memecoin yang sukses melesat bullish di sektor memecoin hingga berhasil masuk peringkat 70 besar berdasarkan kapitalisasi pasar. Setelah itu, kesuksesan tersebut juga datang untuk Shiba Inu yang melesat sesudahnya.


Leave A Comment