
Bitcoin Merosot, Presiden El Salvador: Nikmati Hidup Saja!
- Hafif Rahman
- June 27, 2022
- Crypto
- bitcoin, kripto
- 0 Comments
Cryptoo.id – Di antara banyaknya kontroversi antara investasi Bitcoin dan peraturan pemerintahan berbagai negara, El Salvador menjadi salah satu dari segelintir negara yang percaya kepada bitcoin. Bahkan, negara di Amerika Tengah ini telah menggunakan anggaran belanja negara lebih dari US$ 100 juta untuk membeli 2.300 keping bitcoin.
Nilai Bitcoin dan Kripto Anjlok di Kuartal Tahun Kedia 2022
Permasalahannya, nilai bitcoin dan mata uang kripto lainnya jatuh pada kuartal kedua tahun 2022. Banyak investor yang merasa depresi atas kondisi tersebut. Pasalnya, mereka hampir tak pernah mengira bahwa bitcoin akan mencapai angka di bawah level psikologis sebesar US$20.000 dari level biasanya yang berkisar antara US$30.000-US$50.000 pada awal tahun 2022.
Bitcoin dan mata uang kripto lainnya dianggap sebagai masa depan pembayaran dan investasi. Untuk bitcoin sendiri, nilainya tak lebih dari 1 dolar pada saat pertama kali dirilis. Meski begitu, hanya dalam hitungan tak lebih dari setengah dekade, nilai bitcoin melonjak drastis ke angka yang tak pernah dibayangkan sebelumnya.
Presiden El Salvador : Santai Saja
Amblesnya nilai bitcoin tentu memberikan kerugian yang cukup besar bagi pemerintah El Salvador. Dari US$ 100 juta yang diinvestasikan ke Bitcoin, kini tersisa sekitar US$44,6 juta atau hanya 50% dari nilai awal.
Menanggapi anjloknya harga Bitcoin, Presiden El Salvador Nayib Bukele justru tak ambil pusing dan mengajak masyarakat untuk tetap santai. Melalui akun Twitternya @nayibbukele, Presiden El Salvador mengatakan: “Berhenti melihat grafik dan lanjutlah bersantai. Jika Anda berinvestasi di Bitcoin, nilainya akan aman dan akan naik lagi. Kuncinya adalah sabar.”
Baca Juga: Bitcoin Anjlok, Bagaimana Nasib Koin Kripto Seleb Indonesia?
Hal senada diungkapkan oleh Alejandro Zelaya, Menteri Keuangan El Salvador. Menurutnya, investasi negara di Bitcoin tak sampai 0,5% dari total APBN El Salvador, sehingga tidak akan berdampak signifikan bagi keuangan negara.
Pernyataan resmi dari pemerintah El Salvador bertolak belakang dengan IMF (International Monetary Fund). Sebelumnya, lembaga ini sempat memperingatkan El Salvador bahwa mereka berpotensi menghadapi krisis utang dan harus berpikir ulang mengenai investasi Bitcoin yang diselenggarakan besar-besaran tersebut.


Leave A Comment