Zipmex

Crypto Exchange Zipmex Tutup Operasi di Thailand, Ada Apa?

Salah satu crypto exchange terkemuka di dunia, Zipmex baru saja menutup semua perdagangan aset digital di Negeri Gajah Putih alias Thailand. Pengangguhan ini dilakukan Zipmex sebagai upaya untuk mematuhi peraturan.

Berdasarkan pernyataan yang dikeluarkan pada tanggal 25 November, pertukaran kripto ini memilih untuk menghentikan sementara operasinya guna menyelaraskan dengan persyaratan peraturan Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) di Thailand.

“Untuk memastikan bahwa operasi bisnis Zipmex Company Limited (“Perusahaan”) sesuai dan mematuhi kriteria yang ditetapkan oleh SEC Thailand, perusahaan diharuskan untuk menghentikan sementara perdagangan dan penyimpanan semua jenis aset, efektif mulai tanggal 25 November. , 2023, pukul 13.00 dan seterusnya,” isi surat pernyataan Zipmex.

zipmex

Selain itu, dalam pernyataan tersebut ditegaskan bahwa nasabah harus langsung menghubungi bursa jika ingin menarik dana atau aset.

“Setelah 31 Januari 2024, ketika perusahaan menangguhkan penarikan melalui situs web dan aplikasi seluler, pelanggan diharuskan menghubungi Dukungan Pelanggan untuk penarikan,” kata pernyataan itu, mengutip Cointelegraph di Jakarta, Selasa (28/11/23).

Mengikuti serangkaian laporan tantangan yang dialami Zipmex belakangan ini, pada 18 April, Cointelegraph melaporkan bahwa Zipmex menunda pembayaran kepada pelanggannya untuk memaksimalkan pengembalian bagi pelanggan.

Bursa tersebut meminta perpanjangan untuk memungkinkan moratorium utang yang lebih lama di Singapura di tengah masalah likuiditas perusahaan. Sementara itu, sebelumnya pada 10 Januari, Zipmex menjadi fokus penyelidikan baru oleh SEC Thailand atas pelanggaran peraturan lokal baru.

Pada 11 Januari, Zipmex dilaporkan diberi waktu satu hari untuk mengakui atau menolak SEC jika Zipmex telah beroperasi sebagai pengelola dana aset digital tanpa izin. Alhasil, penyelidikan terhadap pertukaran tersebut telah berlangsung selama beberapa waktu.

Hingga akhirnya pada bulan September 2022, SEC mengajukan laporan polisi setempat tentang Zipmex yang mengklaim bahwa bursa tersebut dan salah satu pendirinya Akalarp Yimwilai tidak mematuhi hukum setempat.

Lebih lanjut, SEC menjelaskan bahwa Zipmex belum memberikan informasi tentang dompet digital dan transaksi kripto sesuai dengan Undang-Undang Aset Digital negara tersebut.

Zipmex Tersedia di Indonesia

zipmex indonesia

Melalui PT Zipmex Exchange Indonesia, Zipmex juga beroperasi di Tanah Air melalui aplikasi Zipmex: Jual Beli Crypto. Terbaru, pertukaran kripto ini berhasil mendapatkan penghargaan pada event Digital Financial Award 2023 Media Asuransi untuk kategori Asset Trading Platform (Crypto).

Sebelumnya pada tahun 2022, Zipmex melakukan sebuah survei terhadap 1.000 orang berusia 25 tahun-40 tahun di berbagai wilayah Indonesia mengenai ketertarikan berinvestasi pada aset digital. Dari hasil survei tersebut, hasilnya menunjukkan 62,83 persen atau hampir dua pertiga responden tertarik untuk berinvestasi di aset kripto dalam tiga bulan ke depan.

Ini membuktikan, rakyat Indonesia menunjukkan minat yang tinggi kepada kripto dan aset digital lainnya. Namun, ada tiga alasan utama mengapa mereka belum berinvestasi di aset kripto. Pertama, responden masih kurang informasi terkait kripto (45,31%), tidak mengetahui mulai dari mana (17,46%), dan terlalu berisiko (15,53%).

Melalui hasil survey ini, Zipmex meluncurkan kampanye bertajuk Crypto Revolution untuk mengedukasi rakyat Indonesia. Ini karena edukasi dibutuhkan untuk mereka yang memiliki ketertarikan untuk berinvestasi di aset kripto agar tepat sasaran.

Lebih lanjut, saat itu Zipmex berujar bahwa perlu dilakukan perubahan mindset bahwa investasi aset kripto bukan hanya untuk diperjualbelikan atau trading, tapi juga dapat dijadikan investasi jangka panjang.

Oleh karena itu, di Indonesia sendiri, Zipmex menawarkan berbagai fitur untuk dapat membantu para investor agar  lebih mudah dalam memahami investasi aset digital, terutama kripto. Zipmex sendiri memiliki beberapa keunggulan yang akan sangat membantu pemula, seperti mudahnya akses likuiditas, biaya trading yang murah, hingga sisi regulasi.

Leave A Comment